anak sekolah dasar papua

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cenderawasih (BEM Uncen) menilai, pendidikan yang merosot di Papua sebagai bukti kegagalan pemerintah, terutama Dinas Pendidikan.

BEM Uncen mendesak, Pemerintah Provinsi Papua memperhatikan masalah pendidikan secara serius. Uncen menduga, terjadi manipulasi dalam pendidikan untuk untuk menutupi kegagalan pemerintah. “Copot saja semua kepala dinas pendidikan di seluruh Tanah Papua,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat BEM Uncen, Nason Ngelia ke wartawan dalam keterangan persnya di Abepura, Kota Jayapura, Papua, Jumat siang (20/7).

Mirisnya, di berbagai pelsok kampung, guru malas mengajar. Bahkan ada kompromi untuk meluluskan siswa yang sebenarnya bisa memenuhi persyaratan. “Kebaanyak PNS, tidak kerja tapi gaji ada. Mereka tinggalkan mengajar tetapi mengurus proyek-proyek,” kata Leo Himan, salah satu anggota BEM Uncen.

BEM melihat, manipulasi dan kompromi para guru terbukti dalam SMPTN di Uncen. Mereka menilai, masih banyak siswa Papua yang belum matang secara pendidikan. “Kami tidak percaya dinas yang duduk di dinas pendidikan. Dua jalur tidak bisa bagi kami. Kami coba jalur lokal. Kalau bicara tes nasional, kami di Papua tidak bisa, sistem pendidikan di sini beda. Sistem pendidikan dibenahi dulu,” kata Yoan Alfredo Wambitman, Ketua BEM Fakultas Teknik Uncen.

Dalam rilisnya, BEM Uncen menyampaikan hasil Survei Political and Economic Risk Concultant (PERC). Disebutkan, kualitas pendidikan Indonesia jauh lebih rendah, bahkan berada pada urutan terakhir dari 12 negara di Asia. Indonesia kalah dari Vietnam. “Kualitas itu untuk pendidikan di Pulau Jawa. Kalau di Jawa saja seperti itu, apalagi kita di wilayah lain,” kata Nason.

Baru-baru ini Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jayapura meluncurkan buku dari risetnya selama dua minggu di delapan kabupaten di Papua. Alhasil, pendidikan, seperti dalam buku dengan judul ‘Lagu Lama’ Yang Terus Dinyanyikan tersebut, masih jauh dari harapan. Salah siapa?

BEM meminta kandidat gubernur Papua yang sekarang sedang gencar mempromosikan keunggulan masing-masing, memprioritaskan pendidikan di Bumi Cenderawasih ini